Perkedel Jagung
Kalau saya boleh memuji satu masakan saya, saya akan memuji perkedel jagung buatan saya
Bukan karena perkedel jagung saya super uenak atau luar biasa istimewa tetapi karena diantara banyak perkedel jagung yang pernah saya cicipi saya paling suka perkedel jagung buatan sendiri. Ehmm ..
Saya selalu merasa perkedel jagung yang pernah saya cicipi terlalu berbumbu dengan jagung yang ditumbuk agak terlalu halus. Aroma dan rasa bawang putih plus merica terasa kuat dalam setiap gigitan.
Masalahnya saya tidak suka aroma dan rasa bawang putih yang mendominasi rasa perkedel jagung. Menurut saya entah itu perkedel jagung atau perkedel kentang rasa yang harusnya ditonjolkan adalah rasa bahan utamanya. Itu mengapa saya tak terlalu suka ‘bermain’ dengan bumbu setiap kali membuat perkedel.
Saya juga terbiasa membuat perkedel jagung tanpa menumbuk jagungnya. Walau mungkin hal ini ‘melanggar’ konsep dasar pembuatan perkedel yaitu menumbuk atau melumatkan dan membentuk tapi toh kreasi di dapur adalah hak penuh si pemasak
Perkedel Jagung
Bahan:
- 3 buah jagung manis, pipil (lepaskan dari bongkolnya)
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 2 buah telur ayam, kocok lepas
- 4 sdm tepung terigu
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica halus
- 500 ml minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
- Campur jagung yang telah dipipil dengan telur ayam, daun bawang, terigu, garam dan merica, aduk rata
- Panaskan minyak
- Goreng satu sendok makan adonan. Biasanya dalam satu wajan ukuran sedang hanya menampung 3 perkedel karena adonan perkedel akan mengembang
- Goreng hingga kekuningan di kedua sisi
- Angkat dan tiriskan
Perkedel ini lebih terasa garing dengan dominasi rasa jagung manis dan gurih telur. Nyam ..
Gud lak!






January 14, 2010 @ 13:48
Nyammm….kresss..kress….renyah, gurih lezat, kalo aku ke Depok sediain ini ya plus sambal cibiuk tea
Heuhh meni ngaririweuh kata Hesti teh
January 14, 2010 @ 17:36
Waduw, terlalu lama aku lewatkan menu2 Lezat dari Resep2 masakan dari masuk dapur
January 14, 2010 @ 18:47
@anny: mangga ajah teh
@ari: apa kabar ri?
January 14, 2010 @ 20:03
hes, paling enak emang kl jagungnya dipipil aja. renyah kriuk kriuk.
January 17, 2010 @ 01:33
dimakannya dengan sayur bayam.. wah enaakkk.. d.~
January 17, 2010 @ 03:10
seminggu sekali dirumahku bikin jagung perkedel ini..hehe
yg kebagian tugas bikin selalu aku..
resepnya sama..tp gak tau klo soal rasa..
:D
uhuyy..enaknya makan pake cabe rawit atau cocol sambel dengan nasi panas. gleekk..nyammm ..nyaammm
January 18, 2010 @ 12:03
wah aku suka tuh bakwan jagung.. ehh. ini perkedel ya?? heheh.. sekali2 bawa dong klo kopdar?? **mang pernah kopdar???
January 18, 2010 @ 12:16
@luv: renyah yes


* .. yang penting eksis selalu di blog, mas ari
haha membela diri..
@’dee: cocok banget mba d
@melly: seminggu sekali? wah terjadwal mel?
@anjari: *hugh, merasa tersindir karena tak pernah kopdar
September 2, 2010 @ 19:14
halo mbak,
makasih yah resepnya, baru coba, ueeeeeeeeeeeeeenaaaaaaaaaaak tenan
September 3, 2010 @ 14:16
@msv: udah coba ya
siip deh. thx yaa ..
January 16, 2012 @ 07:00
kebeneran lagi panen jagung nih, thank resepna..